Bitcoin dan emas kompak melemah pada perdagangan Kamis (28/5) di tengah meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran.
Harga emas spot turun hingga sekitar $4.385 per ounce, menjadi level terendah dalam hampir dua bulan terakhir. Sementara itu, Bitcoin (BTC) ikut tertekan ke kisaran $73.700 setelah gagal mempertahankan momentum.

Harga emas hari ini (28/5) | Sumber: TradingView
Tekanan market muncul setelah konflik Iran kembali memicu lonjakan harga minyak dan penguatan dolar AS.
Konflik Iran Bikin Harga Minyak Naik
Pasar mulai khawatir konflik Iran dapat mengganggu jalur distribusi energi global, terutama di wilayah strategis seperti Selat Hormuz.
Kekhawatiran tersebut membuat harga minyak mentah naik sekitar 2% di awal perdagangan Asia.
Ketika harga minyak naik, biaya energi dan transportasi global ikut meningkat. Kondisi ini dapat memicu inflasi lebih tinggi di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat.
Di sinilah dolar AS mulai memainkan peran besar karena investor memperkirakan kenaikan suku bunga The Fed yang naik tinggi.
Ekspektasi suku bunga tinggi membuat dolar AS menguat karena investor global mulai memindahkan dana ke aset berbasis dolar dan obligasi pemerintah AS.
Baca juga: Bitcoin Bisa Tembus $100.000 Jika Iran dan AS Resmi Damai? Ini Analisisnya
Dolar Menguat, Bitcoin dan Emas Kena Tekanan
Akibat dari konflik Iran menyebabkan penguatan dolar AS, kemudian menjadi tekanan besar untuk hampir seluruh aset global, termasuk Bitcoin dan emas.
Untuk emas, dolar yang menguat membuat harga logam mulia menjadi lebih mahal bagi investor luar AS sehingga permintaan cenderung melemah.
Sementara di pasar crypto, investor mulai mengurangi eksposur ke aset berisiko seperti Bitcoin karena memilih instrumen yang dianggap lebih aman dan likuid.

Harga BTC hari ini (28/5) | Sumber: TradingView
Data TradingView menunjukkan Bitcoin sempat turun ke area $73.700, sementara analis kini memantau level $75.000 sebagai support penting jangka pendek.
Jika area tersebut gagal dipertahankan, tekanan jual berpotensi semakin besar.
Volume Bitcoin Masih Lemah
Tekanan terhadap Bitcoin juga diperparah oleh lemahnya volume perdagangan spot market.

Sumber: CryptoQuant
Data CryptoQuant menunjukkan volume spot Bitcoin turun sekitar 81% dibanding Oktober tahun lalu dan kini berada di level terendah dalam beberapa bulan terakhir.
Artinya, reli Bitcoin sebelumnya dinilai belum cukup kuat untuk membentuk tren bullish baru.
Di sisi lain, funding rate derivatif Bitcoin mulai meningkat karena banyak trader membuka posisi long untuk mengantisipasi rebound.
Kesimpulan
Turunnya emas dan Bitcoin secara bersamaan menunjukkan market global sedang memasuki fase penuh kehati-hatian akibat kombinasi konflik geopolitik, inflasi, harga minyak, dan ketidakpastian suku bunga.
Alurnya kini menjadi jelas: konflik Iran mendorong harga minyak naik, inflasi berisiko meningkat, The Fed diperkirakan tetap hawkish, dolar AS menguat, lalu aset seperti emas dan Bitcoin ikut tertekan.
Jika tensi geopolitik terus meningkat, volatilitas di pasar crypto dan aset global diperkirakan masih akan tinggi dalam waktu dekat.
FAQ
1. Kenapa harga emas turun saat konflik Iran memanas?
Karena dolar AS menguat dan pasar memperkirakan suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama.
2. Berapa harga Bitcoin hari ini?
Bitcoin sempat turun ke kisaran $73.700 berdasarkan data TradingView pada 28 Mei 2026.
3. Kenapa harga minyak mempengaruhi Bitcoin?
Harga minyak yang naik dapat memicu inflasi dan membuat The Fed mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
4. Apa hubungan dolar AS dengan emas dan crypto?
Saat dolar AS menguat, investor cenderung mengurangi aset berisiko seperti crypto dan emas.
5. Level penting Bitcoin saat ini ada di mana?
Banyak analis memantau area $75.000 sebagai support penting jangka pendek Bitcoin.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi
- CNA – Gold sinks to 2-month low as US-Iran tensions stoke inflation fears, diakses pada 29 Mei 2026
- The Coin Republic – Bitcoin Price Risks More Downside Amid Escalating Iran Situation, diakses pada 29 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #info emas 2026, #Berita Timur Tengah Terkini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
