Harga XRP kembali jadi sorotan setelah Grok AI memprediksi aset kripto tersebut berpotensi bergerak stagnan hingga melemah jika Clarity Act gagal disahkan di Amerika Serikat pada 2026.
Melansir CaptainAltcoin, XRP saat ini diperdagangkan di kisaran US$1,40–US$1,50 setelah sempat rebound dari area rendah sebelumnya. Namun, arah pergerakan selanjutnya dinilai tidak hanya bergantung pada faktor teknikal, tetapi juga kepastian regulasi crypto di AS.
Grok AI menilai kegagalan Clarity Act dapat menghilangkan salah satu katalis bullish terbesar XRP, yaitu kejelasan hukum untuk aset digital di Amerika Serikat.
Grok AI Prediksi XRP Bergerak Sideways Jika Regulasi Gagal

Sumber Gambar: Grok AI via CaptainAltcoin
Dalam skenario Clarity Act tidak lolos, Grok AI memperkirakan harga XRP akan bergerak dalam rentang US$1 hingga US$1,50 sepanjang 2026.
Artinya, XRP masih memiliki peluang bertahan, tetapi akan kesulitan mencetak reli besar seperti yang diharapkan investor.
Prediksi ini muncul karena ketidakjelasan regulasi dinilai membuat institusi besar lebih berhati-hati masuk ke pasar crypto, termasuk XRP.
Tanpa dukungan regulasi yang jelas, pergerakan XRP diperkirakan akan lebih bergantung pada:
- sentimen pasar crypto secara umum,
- arah harga Bitcoin,
- serta kondisi makroekonomi global.
Jika pasar crypto mengalami tekanan lebih besar, Grok AI bahkan memprediksi XRP berpotensi turun ke kisaran US$0,53 hingga US$0,95.
Baca juga berita terbaru: 3 Altcoin yang Diprediksi Paling Diuntungkan dari CLARITY Act
Kenapa Clarity Act Sangat Penting untuk XRP?
Berbeda dengan banyak altcoin lain, XRP memiliki hubungan kuat dengan isu regulasi di Amerika Serikat.
Hal ini tidak lepas dari konflik panjang antara Ripple dan SEC yang selama beberapa tahun menjadi tekanan besar bagi XRP.
Meski sebagian besar kasus hukum tersebut mulai mereda, pasar menilai kepastian regulasi tetap menjadi faktor utama sebelum institusi besar benar-benar masuk ke XRP secara agresif.
Bank, perusahaan pembayaran, hingga institusi investasi umumnya membutuhkan kerangka hukum yang jelas sebelum menggunakan aset digital dalam skala besar.
Karena itu, Clarity Act dianggap sebagai salah satu pemicu penting yang dapat menentukan arah jangka panjang XRP.
Whale XRP Masih Terus Akumulasi
Di tengah ketidakpastian regulasi, data menunjukkan dompet whale XRP masih terus melakukan akumulasi.
Aktivitas ini dinilai membantu menjaga stabilitas harga karena suplai XRP di bursa menjadi lebih terbatas.
Akumulasi whale sering dianggap sebagai sinyal bahwa investor besar masih melihat potensi jangka panjang XRP, meskipun pasar sedang berada dalam fase konsolidasi. Namun, pasar tetap menunggu katalis yang lebih kuat untuk mendorong breakout harga.
Baca berita lainnya: 10.000 XRP Disebut Cukup untuk Pensiun Dini, Begini Hitungan Analis Crypto
Analisis Teknikal XRP Masih Bertahan Positif

Sumber Gambar: TradingView via CaptainAltcoin
Secara teknikal, XRP masih menunjukkan struktur yang relatif stabil. Harga XRP saat ini bergerak di atas area support US$1,40 yang berdekatan dengan moving average 100 periode. Area ini sejauh ini masih mampu menahan tekanan jual.
Selain itu, indikator RSI juga masih berada di zona positif, menandakan momentum beli belum sepenuhnya hilang setelah XRP gagal bertahan di area US$1,55.
Saat ini, XRP bergerak sideways di kisaran US$1,45 hingga US$1,50. Jika mampu menembus resistance US$1,50 hingga US$1,55, XRP berpotensi melanjutkan kenaikan menuju US$1,60 sampai US$1,70.
Sebaliknya, jika harga turun di bawah US$1,45, perhatian market kemungkinan kembali tertuju pada support US$1,40.
Kesimpulan
Grok AI menilai nasib XRP pada 2026 akan sangat dipengaruhi arah regulasi crypto di Amerika Serikat. Jika Clarity Act gagal disahkan, XRP diperkirakan sulit mencetak kenaikan besar dan cenderung bergerak sideways di tengah minimnya kepastian hukum bagi institusi.
Meski begitu, struktur teknikal XRP masih relatif stabil dan akumulasi whale masih terus terjadi. Artinya, market belum sepenuhnya kehilangan minat terhadap XRP, tetapi masih menunggu katalis regulasi yang lebih jelas.
FAQ
- Apa itu Clarity Act dalam industri crypto?
Clarity Act adalah rancangan aturan di Amerika Serikat yang bertujuan memberikan kepastian hukum terhadap aset digital dan industri crypto. Regulasi ini dianggap penting untuk menarik institusi besar masuk ke pasar. - Kenapa Clarity Act berpengaruh besar terhadap harga XRP?
XRP sejak lama memiliki hubungan erat dengan isu regulasi akibat kasus Ripple vs SEC. Jika aturan crypto di AS menjadi lebih jelas, investor institusi dinilai lebih percaya diri menggunakan XRP. - Apakah XRP bisa naik tanpa Clarity Act?
XRP masih bisa naik mengikuti sentimen pasar crypto dan pergerakan Bitcoin. Namun, tanpa kepastian regulasi, potensi kenaikannya dinilai lebih terbatas. - Berapa prediksi harga XRP menurut Grok AI?
Grok AI memperkirakan XRP bergerak di kisaran US$1 hingga US$1,50 jika Clarity Act gagal disahkan. Dalam skenario pasar bearish, XRP bahkan bisa turun ke area US$0,53 hingga US$0,95. - Apa arti whale XRP terus akumulasi?
Akumulasi whale berarti investor besar terus membeli dan menyimpan XRP. Kondisi ini biasanya mengurangi suplai di exchange dan membantu menjaga stabilitas harga. - Apakah XRP masih menarik untuk dipantau investor?
XRP masih menjadi salah satu aset crypto yang paling diperhatikan pasar karena memiliki utilitas pembayaran lintas negara serta sangat dipengaruhi perkembangan regulasi di Amerika Serikat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
