Harga Minyak Dunia Bisa Gagalkan Reli Kripto Tahun Ini? Ini Laporannya
icon search
icon search

Top Performers

Harga Minyak Dunia Bisa Gagalkan Reli Kripto Tahun Ini? Ini Laporannya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Harga Minyak Dunia Bisa Gagalkan Reli Kripto Tahun Ini? Ini Laporannya

Harga Minyak Dunia Bisa Gagalkan Reli Kripto Tahun Ini? Ini Laporannya

Daftar Isi

Kenaikan harga minyak dunia mulai menjadi perhatian baru bagi investor kripto. 

Di tengah konflik yang masih berlangsung di Timur Tengah, sejumlah analis memperingatkan bahwa lonjakan harga energi berpotensi mengganggu harapan reli pasar kripto.

Peringatan tersebut muncul setelah minyak mentah Brent bertahan di atas $91,26 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di sekitar $88,05 per barel pada Rabu (10/6).

Di saat yang sama, Bitcoin (BTC) berada di kisaran $61.400, turun sekitar 3% dalam seminggu terakhir berdasarkan data TradingView.

 

Harga Minyak Naik, Mengapa Kripto Ikut Khawatir?

Menurut laporan CITIC Securities, pasar energi saat ini dinilai masih meremehkan risiko gangguan pasokan minyak dari kawasan Selat Hormuz, salah satu jalur distribusi energi terpenting di dunia.

Analis memperingatkan bahwa jika gangguan pasokan berlangsung lebih lama, produksi minyak global dapat terdampak secara signifikan. 

Kondisi tersebut berpotensi memberikan kekuatan lebih besar kepada negara-negara produsen minyak di Timur Tengah dalam menentukan harga energi.

Bagi investor kripto, masalah utamanya bukan terletak pada minyak itu sendiri. Kenaikan harga minyak sering kali memicu inflasi, menyebabkan kenaikan harga barang dan jasa secara umum yang dapat mengurangi daya beli masyarakat.

Semakin tinggi inflasi, semakin besar risiko perlambatan ekonomi. Situasi tersebut biasanya membuat investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya.

 

Baca juga: Rp7,5 Triliun Lenyap dari Kripto Usai AS Gempur Iran, Bisakah Bitcoin Bangkit?

 

Brent di Atas $90, Ancaman Baru untuk Bitcoin?

Screenshot 2026 06 10 at 13.39.48

Sumber: Tradingeconomics

 

Sejumlah analis komoditas menilai pasar masih belum sepenuhnya memperhitungkan risiko kekurangan pasokan fisik minyak apabila konflik terus berlanjut.

Bahkan, beberapa proyeksi industri menyebut harga Brent berpotensi menuju $100 hingga $150 per barel jika persediaan global terus menurun dan gangguan pasokan semakin meluas.

Jika skenario tersebut terjadi, tekanan inflasi dapat meningkat lebih jauh. Akibatnya, kondisi likuiditas di pasar keuangan bisa menjadi lebih ketat dan mengurangi minat investor terhadap aset berisiko.

Hubungan ini terlihat cukup penting karena reli Bitcoin dalam beberapa tahun terakhir sering didukung oleh ekspektasi kondisi ekonomi yang lebih longgar dan meningkatnya likuiditas global.

 

Pasar Kripto Kini Ikut Memantau Pasar Energi

BTCUSD 2026 06 10 13 40 39

Harga BTC pada Rabu (10/6) | Sumber: TradingView

 

Selain memantau data ekonomi dan perkembangan regulasi, investor kripto kini juga mulai memperhatikan pergerakan pasar energi.

Selama harga minyak bertahan di level tinggi, kekhawatiran terhadap inflasi akan tetap menjadi tema utama pasar. 

Kondisi tersebut berpotensi menciptakan tekanan tambahan bagi Bitcoin dan aset digital lainnya yang saat ini masih berusaha mempertahankan momentum pemulihan.

Untuk saat ini, perhatian pelaku pasar tertuju pada apakah Brent mampu bertahan di atas level $90 per barel dan bagaimana perkembangan situasi di Selat Hormuz dalam beberapa pekan mendatang.

 

Kesimpulan

Kenaikan harga minyak dunia mulai menjadi risiko makro yang tidak bisa diabaikan oleh investor kripto. 

Dengan Brent bertahan di atas $91 dan munculnya kekhawatiran gangguan pasokan energi global, pasar menghadapi ancaman inflasi yang berpotensi mengurangi minat terhadap aset berisiko.

Meski harga minyak bukan faktor yang secara langsung menentukan pergerakan Bitcoin, dampaknya terhadap inflasi, sentimen investor, dan kondisi likuiditas dapat menjadi hambatan baru bagi reli kripto sepanjang 2026. 

Karena itu, pergerakan pasar energi kini menjadi salah satu indikator penting yang layak dipantau selain harga Bitcoin itu sendiri.

 

FAQ

1. Mengapa harga minyak dunia bisa memengaruhi Bitcoin?
Harga minyak yang naik dapat memicu inflasi lebih tinggi. Ketika inflasi meningkat, investor biasanya menjadi lebih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti Bitcoin dan kripto.

2. Apa hubungan Selat Hormuz dengan pasar kripto?
Selat Hormuz merupakan jalur utama distribusi minyak global. Gangguan di wilayah tersebut dapat memengaruhi harga energi, inflasi, dan pada akhirnya sentimen pasar keuangan termasuk kripto.

3. Apakah Bitcoin selalu turun saat harga minyak naik?
Tidak selalu. Namun kenaikan harga minyak yang memicu inflasi sering menciptakan tekanan tambahan terhadap aset berisiko.

4. Mengapa level $90 per barel dianggap penting untuk Brent?
Level tersebut sering dipandang sebagai batas psikologis yang dapat meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan biaya energi global.

5. Apa yang terjadi jika harga minyak mencapai $150 per barel?
Kenaikan ke level tersebut berpotensi memperbesar tekanan inflasi global, meningkatkan volatilitas pasar keuangan, dan memengaruhi sentimen investor terhadap aset kripto.

6. Selain harga minyak, faktor apa yang paling diperhatikan investor kripto saat ini?
Investor juga memantau data inflasi AS, kondisi ekonomi global, perkembangan geopolitik, serta arus modal yang masuk dan keluar dari pasar aset digital.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Alo 

DISCLAIMER: Seluruh informasi yang disampaikan oleh Indodax terkait kinerja aset kripto, baik di masa lalu maupun saat ini, merupakan informasi yang bersifat historis. Informasi tersebut tidak menjamin kinerja di masa depan dan terdapat kemungkinan perbedaan hasil yang dapat diperoleh. Sebelum melakukan transaksi jual atau beli aset kripto, pengguna disarankan untuk melakukan riset secara mandiri (DYOR) guna memahami seluruh risiko dan informasi yang relevan.
 

Referensi
Grafa – Oil risks could test crypto’s 2026 rally, diakses pada 10 Juni 2026

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Timur Tengah Terkini

Lebih Banyak dari Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
MYRO/IDR
Myro
99
102.04%
WTEC/IDR
World Trad
2
100%
STG/IDR
Stargate F
7.480
62.96%
RVM/IDR
Realvirm
4
33.33%
HOME/IDR
Defi App
608
27.73%
Nama Harga 24H Chg
SIREN/IDR
siren
13.666
-34.42%
CHT/IDR
CyberHarbo
2
-33.33%
ALITAS/IDR
Alitas
3
-25%
DODO/IDR
DODO
881
-20.92%
ACT/IDR
Act I : Th
165
-20.29%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bitcoin Anjlok ke Level Kritis, Investor Kecil Ternyata Serok Besar-besaran
10/06/2026
Bitcoin Anjlok ke Level Kritis, Investor Kecil Ternyata Serok Besar-besaran

Harga Bitcoin (BTC) masih bergerak di area krusial di level

10/06/2026
3 Kemungkinan yang Bisa Terjadi pada Kripto Usai Data Inflasi AS Rilis
10/06/2026
3 Kemungkinan yang Bisa Terjadi pada Kripto Usai Data Inflasi AS Rilis

Investor kripto sedang menunggu salah satu data ekonomi penting dari

10/06/2026
Harga Minyak Dunia Bisa Gagalkan Reli Kripto Tahun Ini? Ini Laporannya
10/06/2026
Harga Minyak Dunia Bisa Gagalkan Reli Kripto Tahun Ini? Ini Laporannya

Kenaikan harga minyak dunia mulai menjadi perhatian baru bagi investor

10/06/2026