Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi perhatian pasar setelah negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat disebut memasuki tahap akhir.
Presiden AS Donald Trump mengklaim bahwa kerangka kesepakatan kedua negara sudah “sebagian besar dinegosiasikan”, meski detail finalnya masih dibahas.
Di tengah perkembangan tersebut, harga Bitcoin bertahan di area US$77.000. Data pasar menunjukkan BTC sempat bergerak di kisaran US$74.589 hingga US$77.215 dalam perdagangan harian sebelum akhirnya stabil di sekitar US$77.118.

Sumber Gambar: CoinMarketCap
Baca juga berita terkait: Bukan Bitcoin dan Emas! Aset Ini Jadi Investasi Paling Profit di 2026
Negosiasi Iran-AS Jadi Sorotan Pasar Global
Pembicaraan antara Iran dan AS kini tidak hanya berkaitan dengan isu diplomatik, tetapi juga mulai memengaruhi pasar energi, inflasi global, hingga aset kripto seperti Bitcoin.

Sumber Gambar: Truth Social
Trump melalui platform Truth Social mengatakan memorandum of understanding atau nota kesepahaman kedua negara hampir selesai. Pernyataan itu langsung memicu perhatian pasar karena berpotensi mengurangi ketegangan di Timur Tengah.
“Sebuah kesepakatan sebagian besar telah dinegosiasikan, dengan finalisasi yang masih menunggu penyelesaian antara Amerika Serikat, Republik Islam Iran, dan berbagai negara lain yang telah disebutkan,” tulis Trump.
Pakistan juga ikut masuk dalam proses diplomasi. Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif menyebut negaranya berharap dapat menjadi tuan rumah pembicaraan berikutnya antara Iran dan AS dalam waktu dekat.
Namun, pemerintah AS belum memberikan sinyal bahwa kesepakatan benar-benar final. Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan memang ada kemajuan, tetapi prosesnya belum selesai sepenuhnya dan masih membutuhkan persetujuan penuh dari Iran sehingga pasar masih bergerak hati-hati.
Strait of Hormuz Jadi Faktor Penting
Salah satu alasan negosiasi Iran-AS sangat diperhatikan pasar adalah karena kaitannya dengan Strait of Hormuz atau Selat Hormuz.
Jika konflik meningkat, risiko gangguan distribusi minyak ikut naik. Dampaknya bisa mendorong harga energi melonjak dan meningkatkan tekanan inflasi global.
Sebaliknya, jika kesepakatan tercapai dan ketegangan mereda, distribusi minyak berpotensi kembali stabil. Kondisi ini dapat menekan harga minyak dan memperbaiki sentimen terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin.
Laporan media yang terafiliasi dengan pemerintah Iran juga menyebut kemungkinan pelonggaran sanksi minyak dan pembatasan pelabuhan mulai dibahas dalam negosiasi terbaru.
Meski begitu, Iran belum secara resmi menyetujui semua klaim yang disampaikan AS. Celah inilah yang membuat pelaku pasar belum berani mengambil posisi agresif.
Baca berita selanjutnya: Bisakah Bitcoin Sentuh $100.000 Lagi di 2026? Ini Prediksi ChatGPT Hingga Claude
Harga Bitcoin Belum Berhasil Breakout

Sumber Gambar: X.com/CryptoPatel
Di sisi teknikal, Bitcoin memang berhasil memantul dari area support sekitar US$74.249. Namun, pergerakan tersebut belum cukup kuat untuk mengonfirmasi tren bullish baru.
BTC masih bergerak di dekat garis resistance jangka pendek yang terus menekan harga dalam beberapa pekan terakhir.
Analis menilai Bitcoin membutuhkan penutupan harga di atas US$83.000 untuk memperkuat peluang kenaikan jangka pendek. Jika berhasil kembali merebut area US$85.000, tekanan bearish dinilai mulai melemah.
“Jika daily close berhasil di atas US$83K, maka peluang terbuka menuju Bearish OB kedua di area US$89K–US$92K. Itu menjadi zona supply terakhir sebelum level ChoCh US$97.900, tulis analis crypto, CryptoPatel.
Selama breakout belum terjadi, risiko koreksi masih terbuka. Beberapa trader bahkan masih memantau kemungkinan penurunan lebih dalam menuju area US$60.000 apabila sentimen pasar kembali memburuk.
Kondisi itu membuat pergerakan Bitcoin saat ini lebih dipengaruhi kombinasi faktor makro dan teknikal, bukan hanya sentimen sesaat dari berita geopolitik.
Kesimpulan
Saat ini pasar kripto sedang menunggu dua pemicu utama. Pertama adalah kepastian diplomatik dari Washington dan Teheran terkait kesepakatan yang sedang dibahas.
Kedua adalah konfirmasi breakout Bitcoin dari resistance penting yang selama ini menahan pergerakan harga.
Selama dua sinyal tersebut belum muncul bersamaan, pasar kemungkinan masih bergerak hati-hati dengan volatilitas tinggi.
FAQ
- Kenapa negosiasi Iran-AS bisa memengaruhi harga Bitcoin?
Karena konflik geopolitik memengaruhi pasar global, terutama harga minyak, inflasi, dan sentimen investor. Saat risiko perang menurun, aset berisiko seperti Bitcoin biasanya mendapat sentimen positif. - Apa itu Strait of Hormuz dan kenapa penting untuk pasar kripto?
Strait of Hormuz adalah jalur distribusi minyak utama di Timur Tengah. Jika jalur ini terganggu, harga minyak bisa melonjak dan memicu tekanan inflasi global yang berdampak ke pasar saham maupun kripto. - Mengapa Bitcoin masih tertahan di area US$77.000?
Pasar masih menunggu konfirmasi breakout teknikal dan kepastian resmi terkait negosiasi Iran-AS. Tanpa dua faktor itu, trader cenderung menahan posisi besar. - Area resistance Bitcoin saat ini ada di mana?
Beberapa analis menyoroti area US$83.000 hingga US$85.000 sebagai resistance penting yang perlu ditembus Bitcoin untuk memperkuat tren bullish jangka pendek. - Apakah ketegangan geopolitik selalu berdampak pada harga BTC?
Tidak selalu, tetapi konflik besar biasanya memengaruhi sentimen risk-on dan risk-off investor global. Karena itu, Bitcoin sering ikut bereaksi terhadap perkembangan geopolitik dan ekonomi makro. - Kenapa harga minyak bisa memengaruhi pasar kripto?
Harga minyak berkaitan erat dengan inflasi dan biaya energi global. Jika harga energi naik tajam, bank sentral bisa mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama, yang biasanya menekan aset berisiko termasuk kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- TheCoinRepublic – Iran Deal Nears Final Stage as Bitcoin Price Holds Near $77K, diakses pada 25 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Timur Tengah Terkini, #Berita Donald Trump






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


