Jaringan Cardano resmi mengaktifkan hard fork Van Rossum pada 18 Juli 2026 sekitar pukul 21:44 UTC.
Pembaruan ini membawa Cardano ke Protocol Version 11, sekaligus menjadi hard fork pertama yang sepenuhnya disetujui melalui mekanisme governance on-chain milik Cardano.

Sumber: TradingView
Tak lama setelah aktivasi, harga ADA tercatat naik sekitar 5%. Saat ini, kenaikan harga ADA masih terjaga sebesar 4% dalam kurun waktu sehari terakhir.
Namun, dampak utama upgrade ini bukan hanya pada harga, melainkan pada peningkatan efisiensi dan tata kelola jaringan.
5 Perubahan Penting dari Hard Fork Van Rossum
- Biaya smart contract menjadi lebih murah
Pembaruan ini mengubah cost model, yaitu sistem yang menentukan besarnya sumber daya komputasi yang dibutuhkan saat menjalankan smart contract. Dampaknya, pengembang dapat menjalankan aplikasi di Cardano dengan biaya yang lebih rendah.
- Plutus mendapat fitur baru
Framework Plutus, yang digunakan untuk membangun smart contract di Cardano, kini memiliki sejumlah built-in functions baru. Penambahan ini diharapkan mempermudah pengembang dalam menciptakan aplikasi blockchain yang lebih efisien.
- Keamanan node ditingkatkan
Selain meningkatkan efisiensi, upgrade juga menghadirkan peningkatan pada sistem node, yaitu perangkat yang menjaga jaringan blockchain tetap berjalan. Pembaruan ini bertujuan meningkatkan stabilitas dan keamanan jaringan.
- Governance on-chain resmi diterapkan
Van Rossum menjadi hard fork pertama yang lolos melalui Voltaire Governance, sistem tata kelola Cardano yang memungkinkan komunitas ikut menentukan arah pengembangan jaringan.
- Menjadi fondasi menuju era Dijkstra
Hard fork ini juga menjadi langkah awal menuju era Dijkstra, fase pengembangan berikutnya yang akan berfokus pada peningkatan skalabilitas jaringan.
Tahap tersebut dirancang untuk mendukung pertumbuhan aplikasi DeFi, NFT, serta tokenisasi aset dunia nyata (Real-World Assets/RWA) di ekosistem Cardano.
Mengapa Upgrade Ini Penting bagi Investor?
Hard fork Van Rossum menunjukkan bahwa pengembangan Cardano tidak hanya berfokus pada peningkatan harga aset, tetapi juga memperkuat infrastruktur blockchain.
Meski kenaikan harga ADA sekitar 5% usai upgrade menjadi respon awal pasar, keberhasilan upgrade ini pada akhirnya akan lebih ditentukan oleh meningkatnya aktivitas jaringan ke depan dalam ekosistem Cardano.
Kesimpulan
Hard fork Van Rossum membawa lima perubahan penting bagi Cardano, mulai dari biaya smart contract yang lebih rendah, fitur baru untuk pengembang, peningkatan keamanan node, penerapan governance on-chain, hingga menjadi fondasi menuju era Dijkstra.
Keberhasilan implementasi ini menunjukkan bahwa fokus Cardano tidak hanya pada pengembangan teknologi, tetapi juga pada membangun ekosistem blockchain yang lebih efisien dan siap mendukung pertumbuhan aplikasi di masa depan.
FAQ
1. Apa itu hard fork Van Rossum di Cardano?
Hard fork Van Rossum adalah pembaruan besar jaringan Cardano yang meningkatkan efisiensi smart contract, memperbarui sistem biaya komputasi, dan membawa jaringan ke Protocol Version 11.
2. Mengapa biaya smart contract Cardano menjadi lebih murah?
Karena Cardano memperbarui cost model, yaitu mekanisme yang menghitung kebutuhan komputasi saat menjalankan smart contract, sehingga biaya eksekusinya menjadi lebih efisien.
3. Apa fungsi Plutus di Cardano?
Plutus adalah framework smart contract Cardano yang digunakan pengembang untuk membangun aplikasi blockchain seperti DeFi, NFT, dan layanan Web3.
4. Apa itu Voltaire Governance?
Voltaire Governance adalah sistem tata kelola berbasis blockchain yang memungkinkan komunitas Cardano memberikan suara terhadap proposal pengembangan jaringan melalui mekanisme DRep.
5. Apa yang dimaksud era Dijkstra di Cardano?
Era Dijkstra merupakan fase pengembangan Cardano berikutnya yang difokuskan pada peningkatan skalabilitas jaringan untuk mendukung DeFi, NFT, dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA).
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga media sosial INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Crypto Briefing – Cardano’s Van Rossum hard fork goes live, reducing smart contract costs, diakses pada 21 Juli 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita stablecoin, #Berita Altcoin, #Berita Blockchain





Polkadot 2.25%
BNB 0.30%
Solana 4.19%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
