Token berbasis artificial intelligence (AI) kembali mencuri perhatian pasar kripto di tengah pergerakan Bitcoin (BTC) yang mulai melambat.
Saat BTC bergerak sideways di area US$70 ribu, sejumlah token AI justru mencatat lonjakan harga signifikan dalam sepekan terakhir.
NEAR Protocol (NEAR) menjadi pemimpin rally setelah melonjak sekitar 81% dalam tujuh hari terakhir. Dalam 24 jam terakhir, token ini juga naik sekitar 18,5%.
Kenaikan serupa terjadi pada beberapa aset AI lainnya. Render (RENDER) tercatat menguat sekitar 13% harian dan 30,6% mingguan. Artificial Superintelligence Alliance (FET) juga naik sekitar 18,38% dalam 24 jam dan hampir 31% dalam sepekan.
Rotasi Market Mulai Mengarah ke Token AI
Pergerakan tersebut memperlihatkan adanya rotasi dana ke sektor AI crypto ketika momentum Bitcoin mulai tertahan. Dalam kondisi market yang cenderung sideways, investor biasanya mulai mencari sektor dengan narasi baru yang dinilai punya potensi pertumbuhan lebih besar.
Saat ini, AI menjadi salah satu tema paling kuat di pasar teknologi maupun aset digital. Selain NEAR, FET, dan RENDER, beberapa token AI lain juga ikut mengalami kenaikan:
- Venice Token (VVV) naik sekitar 23% dalam sepekan
- Injective (INJ) menguat sekitar 15%
- Bittensor (TAO) naik sekitar 11%
Kenaikan ini membuat sektor AI kembali menjadi pusat perhatian market crypto setelah sebelumnya didominasi pergerakan Bitcoin dan meme coin.
Baca juga berita terbaru: Bitcoin (BTC) Turun di Bawah US$75.000, Investor Beralih ke AI
DeepSeek Picu Optimisme Baru di Sektor AI
Salah satu faktor yang disebut memicu rally datang dari perusahaan AI bernama DeepSeek.
Pengamat pasar Bull Theory mengatakan DeepSeek memangkas biaya inference AI hingga 75%, sehingga biaya pemrosesan AI menjadi jauh lebih murah dibanding beberapa kompetitor besar.
“DeepSeek sekarang diklaim sampai 50x LEBIH MURAH dibanding OpenAI dan Anthropic untuk pemrosesan token AI. Pemotongan harga permanen sebesar 75% dari DeepSeek membuat beberapa biaya inference AI turun hingga hanya sepersekian sen per satu juta token,” tulisnya.
Dalam data yang dibagikan, biaya memproses satu miliar output token menggunakan DeepSeek hanya sekitar US$3.480. Sebagai perbandingan, OpenAI GPT-5.5 disebut membutuhkan sekitar US$30 ribu, sementara Claude Sonnet berada di kisaran US$15 ribu.
Penurunan biaya tersebut dianggap penting karena industri AI saat ini menghadapi tantangan tingginya kebutuhan komputasi dan GPU untuk menjalankan model AI skala besar.
Market mulai melihat bahwa perusahaan atau proyek yang mampu menyediakan AI murah dengan skala besar berpotensi menjadi pemain dominan di masa depan.
Infrastruktur AI Dinilai Punya Potensi Besar
Optimisme terhadap sektor AI semakin kuat setelah muncul proyeksi dari Goldman Sachs terkait pertumbuhan penggunaan AI agents.

Sumber Gambar: X.com/Kylechasse
Investor kripto Kyle Chasse membagikan prediksi bahwa AI agents dapat memproses sekitar 120 quadrillion token setiap bulan pada tahun 2030. Jumlah itu diperkirakan sekitar 24 kali lebih besar dibanding penggunaan AI saat ini.
“Pada tahun 2040, jumlahnya diperkirakan bisa mencapai 55 kali lipat dari sekarang. Ini bukan sekadar prediksi tentang chatbot. Ini adalah prediksi tentang AI yang mulai mengambil alih pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manusia,” jelasnya.
Jika proyeksi tersebut terjadi, kebutuhan terhadap GPU computing, data center, AI infrastructure, hingga decentralized AI network diperkirakan ikut meningkat tajam.
Hal ini membuat proyek crypto berbasis AI mulai dilihat sebagai sektor yang punya potensi pertumbuhan jangka panjang, terutama proyek yang fokus pada infrastruktur komputasi dan AI agents.
Baca juga berita populer: 3 Token AI Ini Disebut Punya Masa Depan Cerah di Tahun 2026, Ini Alasannya
NEAR Jadi Sorotan Utama
NEAR menjadi salah satu token AI dengan performa paling menonjol dalam rally kali ini.
Analis crypto di platform X dengan nama akun jussy menyebut NEAR sebagai blockchain layer-1 yang mulai difokuskan untuk mendukung AI agents dan interaksi lintas blockchain.
“NEAR memungkinkan AI agents memiliki aset sendiri, menjalankan cross-chain intents, hingga private dan verifiable compute,” ujarnya.

Sumber Gambar: X.com/jussy_world
Selain NEAR, analis tersebut juga menyoroti:
- Bittensor (TAO) untuk decentralized machine learning
- Render untuk kebutuhan GPU computing
- FET untuk ekosistem AI agents
- Grass untuk decentralized AI data collection
Menurutnya, proyek-proyek tersebut bisa mendapat manfaat jika permintaan terhadap AI infrastructure terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Kesimpulan
Kenaikan NEAR, FET, dan RENDER menunjukkan bahwa narasi AI kembali menjadi pusat perhatian market crypto saat Bitcoin bergerak sideways.
Sentimen ini didorong meningkatnya optimisme terhadap kebutuhan AI infrastructure, GPU computing, dan AI agents di masa depan.
Namun, karena rally masih dipengaruhi sentimen market, volatilitas tinggi tetap perlu diwaspadai investor.
FAQ
- Apa itu token AI dalam crypto?
Token AI adalah aset kripto yang terhubung dengan proyek artificial intelligence seperti AI agents, machine learning, GPU computing, dan infrastruktur data AI. - Kenapa token AI naik saat Bitcoin sideways?
Saat Bitcoin bergerak stagnan, investor biasanya mulai mencari sektor lain dengan potensi pertumbuhan lebih besar. Saat ini, sektor AI menjadi salah satu narasi paling kuat di market crypto. - Apa fungsi NEAR dalam sektor AI crypto?
NEAR mulai diposisikan sebagai blockchain yang mendukung AI agents dan interaksi lintas blockchain sehingga sering dikaitkan dengan perkembangan AI infrastructure. - Apa hubungan DeepSeek dengan rally token AI?
DeepSeek memangkas biaya inference AI hingga 75%. Hal ini memicu optimisme bahwa penggunaan AI bisa menjadi lebih murah dan lebih masif di masa depan. - Apa saja token AI yang sedang ramai dibahas?
Beberapa token AI yang ramai diperbincangkan saat ini antara lain NEAR Protocol, Render (RENDER), FET, Bittensor (TAO), Injective (INJ), dan Grass. - Apakah token AI masih punya potensi jangka panjang?
Sebagian analis menilai sektor AI infrastructure masih memiliki peluang besar karena kebutuhan komputasi dan AI agents diperkirakan terus meningkat dalam beberapa tahun ke depan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinEdition – AI Tokens Surge as Bitcoin Stalls; NEAR Leads Rally, diakses pada 28 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Ai Crypto, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


