Lowongan Kerja Kripto Anjlok, Tapi Dua Bidang Ini Justru Makin Diburu
icon search
icon search

Top Performers

Lowongan Kerja Kripto Anjlok, Tapi Dua Bidang Ini Justru Makin Diburu

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Lowongan Kerja Kripto Anjlok, Tapi Dua Bidang Ini Justru Makin Diburu

Lowongan Kerja Kripto Anjlok, Tapi Dua Bidang Ini Justru Makin Diburu

Daftar Isi

Lowongan kerja di industri kripto terus menyusut pada 2026. 

Namun, di tengah penurunan tersebut, permintaan terhadap talenta engineering serta compliance dan legal justru meningkat. 

Temuan ini diungkap dalam laporan H1 2026 Global Crypto Hiring Market Analysis dari Tiger Research yang menganalisis 2.932 lowongan aktif di seluruh dunia.

 

Lowongan Kerja Kripto Masih Jauh dari Masa Kejayaannya

Perekrutan di industri kripto sempat mencapai puncaknya pada akhir 2021 hingga paruh pertama 2022. 

 

Crypto Hiring

Sumber Gambar: Tiger Research

 

Saat itu harga Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mencetak rekor tertinggi, volume perdagangan NFT melonjak, sementara DeFi dan GameFi berkembang pesat.

Banyak perusahaan kripto melakukan ekspansi besar-besaran. Coinbase membuka lebih dari 250 posisi, Kraken lebih dari 300 posisi, sedangkan Binance memiliki lebih dari 600 lowongan kerja di berbagai divisi.

Fokus utama saat itu adalah mempercepat pertumbuhan, bahkan sebelum perusahaan membuktikan profitabilitas bisnisnya.

Namun situasi berubah setelah pasar memasuki fase bearish pada paruh kedua 2022. Kebangkrutan FTX semakin memperburuk kondisi sehingga banyak perusahaan mulai mengurangi perekrutan dan melakukan efisiensi.

Memasuki 2025, jumlah lowongan memang sempat pulih menjadi 66.494 posisi, naik sekitar 47% dibanding tahun sebelumnya. Meski begitu, angkanya masih belum mampu menyamai puncak perekrutan pada 2022. Tekanan kembali meningkat pada awal 2026. 

Berdasarkan data yang dikutip Tiger Research dari CoinDesk, jumlah lowongan kerja baru di berbagai platform rekrutmen kripto anjlok sekitar 80% secara tahunan (year-on-year) pada Januari 2026, menunjukkan bahwa perusahaan semakin selektif dalam membuka posisi baru.

 

Baca juga artikel terkait: Job Scam Kripto: Tawaran Menggiurkan yang Berujung Kerugian

 

Engineering dan Compliance Jadi Profesi Paling Dicari

Meski jumlah lowongan menurun, jenis pekerjaan yang paling dibutuhkan justru mengalami perubahan signifikan.

Dari total 2.932 lowongan aktif, posisi engineering menjadi kategori terbesar dengan porsi 34,1% atau sekitar 999 lowongan

 

Job Posting

Sumber Gambar: Tiger Research

 

Posisi ini mencakup software engineer, blockchain engineer, protocol engineer, hingga berbagai peran teknis lainnya yang mendukung pengembangan produk dan infrastruktur blockchain.

Yang paling mencolok adalah naiknya permintaan terhadap tenaga compliance dan legal. Kategori ini kini menempati posisi kedua dengan kontribusi 10,4% dari seluruh lowongan aktif, menggeser berbagai posisi nonteknis yang sebelumnya mendominasi industri.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa perusahaan kripto kini lebih memprioritaskan pembangunan sistem yang aman sekaligus memastikan operasional mereka sesuai dengan regulasi di berbagai negara.

 

Exchange Kini Lebih Fokus Regulasi daripada Ekspansi

Perubahan strategi perekrutan terlihat paling jelas pada sektor centralized exchange (CEX).

Dari 904 lowongan yang dianalisis, posisi engineering masih menjadi yang terbanyak dengan 275 lowongan atau sekitar 30,4%. Di posisi kedua terdapat compliance dan legal sebanyak 145 lowongan atau 16%.

Sebaliknya, posisi business development dan sales hanya berjumlah 61 lowongan atau sekitar 6,7%.

Artinya, perusahaan exchange saat ini mengalokasikan sumber daya lebih besar untuk memenuhi tuntutan regulasi dibanding memperluas pemasaran atau mengejar pertumbuhan pengguna secara agresif seperti beberapa tahun lalu.

 

Regulasi Jadi Pendorong Utama Perubahan

Naiknya permintaan terhadap tenaga compliance tidak terlepas dari semakin ketatnya regulasi aset kripto di berbagai negara.

Uni Eropa mulai menerapkan secara penuh regulasi Markets in Crypto Assets (MiCA) yang mewajibkan penyedia layanan aset kripto memiliki lisensi Crypto Asset Service Provider (CASP) sejak akhir 2024.

Di Korea Selatan, penerapan Virtual Asset User Protection Act juga meningkatkan kebutuhan terhadap tenaga compliance. Bahkan, porsi lowongan compliance di Korea mencapai 18,4%, hampir dua kali lipat dibanding rata-rata global yang berada di angka 10,4%.

Kondisi tersebut membuat perusahaan membutuhkan lebih banyak profesional di bidang hukum, anti pencucian uang (AML), manajemen risiko, hingga tata kelola operasional.

 

Exchange dan Stablecoin Jadi Sektor Perekrutan Terbesar

 

Job Posting by Sector

Sumber Gambar: Tiger Research

 

Berdasarkan sektor industrinya, centralized exchange masih menjadi penyerap tenaga kerja terbesar dengan kontribusi sekitar 30,8% dari seluruh lowongan aktif.

Di posisi berikutnya terdapat sektor stablecoin dan pembayaran digital yang menyumbang 13,4% dari total lowongan.

Menariknya, sebagian besar perekrutan pada sektor ini berasal dari dua perusahaan besar. Tether menyumbang sekitar 57,1% dari seluruh lowongan stablecoin, sedangkan Ripple berkontribusi sekitar 26,5%. Secara gabungan, keduanya menguasai lebih dari 83% perekrutan pada sektor tersebut.

Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan stablecoin masih sangat didorong oleh sejumlah pemain utama, bukan oleh seluruh industri secara merata.

 

Baca lainnya: DeFi Sudah Tidak Menguntungkan? Investor Crypto Kini Lirik RWA

 

GameFi dan NFT Tak Lagi Mendominasi

Salah satu perubahan terbesar terlihat pada sektor GameFi dan NFT.

Jika pada 2022 sektor ini menjadi salah satu motor utama perekrutan, kini kontribusinya tinggal sekitar 2,4% dari seluruh lowongan aktif.

Sebaliknya, sektor seperti market making, trading, stablecoin, pembayaran digital, hingga infrastruktur blockchain justru mulai mengambil porsi yang lebih besar.

Perubahan tersebut mencerminkan pergeseran industri dari proyek yang berorientasi pada pertumbuhan komunitas menuju pembangunan fondasi ekosistem yang lebih berkelanjutan.

 

AI Mulai Mengubah Kebutuhan Talenta Kripto

 

AI Crypto Job

Sumber Gambar: Tiger Research

 

Laporan ini juga menyoroti meningkatnya peran kecerdasan buatan (AI) dalam industri blockchain.

Pada awal 2025, sekitar 23% lowongan kerja kripto mencantumkan kemampuan AI sebagai salah satu syarat. Angka tersebut meningkat menjadi 53,1% pada Maret 2026.

Di sisi lain, survei CryptoJobsList menunjukkan bahwa pekerja industri menilai content creation dan community management sebagai dua fungsi yang paling memungkinkan untuk diotomatisasi menggunakan AI.

Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan kini lebih mencari talenta yang mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dibanding melakukan pekerjaan yang bersifat repetitif.

 

Kesimpulan

Laporan Tiger Research menunjukkan bahwa industri kripto tidak sedang kehilangan arah, melainkan memasuki fase baru yang lebih matang.

Jumlah lowongan kerja memang menurun dibanding masa bull market, tetapi kebutuhan terhadap talenta dengan keahlian teknis, kepatuhan regulasi, serta pemanfaatan AI justru semakin meningkat. 

Fokus industri juga bergeser dari mengejar pertumbuhan cepat menuju pembangunan infrastruktur, sistem pembayaran, dan operasional yang mampu memenuhi standar institusi serta regulator.

gambar logo Perpajakan Aset Kripto di Asia: Bullish atau Bearish?

Artikel ini hasil Kolaborasi antara INDODAX x Tiger Research

 

FAQ

  • Apa penyebab lowongan kerja kripto turun pada 2026?
    Penurunan terjadi karena perusahaan lebih fokus melakukan efisiensi setelah pasar bearish berkepanjangan. Banyak perusahaan juga mengurangi ekspansi dan hanya membuka posisi yang benar-benar dibutuhkan.
  • Profesi apa yang paling banyak dicari di industri kripto saat ini?
    Berdasarkan laporan Tiger Research, posisi engineering menjadi yang paling banyak dicari, disusul compliance dan legal yang mengalami peningkatan signifikan.
  • Mengapa posisi compliance semakin penting di industri kripto?
    Semakin banyak negara menerapkan regulasi aset digital seperti MiCA di Uni Eropa dan aturan perlindungan investor di Korea Selatan. Kondisi ini membuat perusahaan membutuhkan lebih banyak tenaga yang memahami aspek hukum, kepatuhan, dan manajemen risiko.
  • Apakah AI mulai memengaruhi dunia kerja kripto?
    Ya. Lebih dari separuh lowongan kerja kripto pada 2026 mulai mencantumkan kemampuan AI sebagai salah satu keterampilan yang dibutuhkan. AI juga diperkirakan akan mengotomatisasi sejumlah pekerjaan yang bersifat repetitif.
  • Apakah GameFi dan NFT masih menjadi sektor yang banyak membuka lowongan?
    Tidak sebanyak beberapa tahun lalu. Kontribusi sektor GameFi dan NFT kini hanya sekitar 2,4% dari total lowongan aktif, jauh di bawah exchange, stablecoin, dan sektor infrastruktur blockchain.
  • Negara mana yang masih menjadi pusat perekrutan industri kripto?
    Selain posisi remote yang masih mendominasi, perekrutan banyak terkonsentrasi di Amerika Serikat, Singapura, dan Hong Kong karena memiliki regulasi yang relatif lebih jelas bagi industri aset digital.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Regulasi Crypto

Lebih Banyak dari Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
TAIKO/IDR
Taiko
11.215
128.88%
KUNCI/IDR
Kunci Coin
2
100%
WTEC/IDR
World Trad
2
100%
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
GWEI/IDR
ETHGas
3.772
45.08%
Nama Harga 24H Chg
GXC/IDR
GXChain
812
-41.92%
MTL/IDR
Metal DAO
4.334
-33.06%
SKYAI/IDR
SKYAI
2.297
-31.04%
UW3S/IDR
Utility We
3
-25%
VBG/IDR
Vibing
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026-2030, Target $71.000 Masuk Akal?
29/06/2026
Prediksi Harga Ethereum (ETH) 2026-2030, Target $71.000 Masuk Akal?

Ethereum (ETH) diproyeksikan berpotensi mencetak rekor harga baru dalam beberapa

29/06/2026
AI Meledak di Mana-mana, Kenapa AI Blockchain Justru Belum Ikut Naik?
29/06/2026
AI Meledak di Mana-mana, Kenapa AI Blockchain Justru Belum Ikut Naik?

Industri artificial intelligence (AI) terus berkembang pesat, tetapi sektor AI

29/06/2026
Lowongan Kerja Kripto Anjlok, Tapi Dua Bidang Ini Justru Makin Diburu
29/06/2026
Lowongan Kerja Kripto Anjlok, Tapi Dua Bidang Ini Justru Makin Diburu

Lowongan kerja di industri kripto terus menyusut pada 2026.  Namun,

29/06/2026