Di tengah tekanan pasar dan sentimen hati-hati, Michael Saylor tetap optimistis. Ia menyebut fase crypto winter saat ini hanya sementara dan meyakini Bitcoin sedang menuju “spring season” baru.
Pernyataan itu muncul ketika volume perdagangan menurun, volatilitas meningkat, dan kondisi keuangan global cenderung ketat. Namun bagi Saylor, fase seperti ini adalah bagian normal dari siklus jangka panjang Bitcoin.
Crypto Winter Bukan Akhir
? SAYLOR: “We may be in the middle of a crypto winter, but spring is coming — and Bitcoin is winning.” pic.twitter.com/fzucYBzaNy
— Cointelegraph (@Cointelegraph) February 18, 2026
Saylor menyampaikan bahwa musim dingin kripto bukanlah tanda kegagalan, melainkan periode konsolidasi.
Dalam pandangannya, fase ini membersihkan proyek lemah dan memperkuat jaringan yang memiliki fundamental kokoh.
“We may be in the middle of a crypto winter, but spring is coming and Bitcoin is winning,” ungkap Saylor dikutip dari CoinoMedia.
Artinya, meskipun harga sedang tertekan, adopsi dan keyakinan jangka panjang tetap tumbuh.
Bitcoin memiliki suplai tetap 21 juta koin, yang membuatnya berbeda dari aset lain yang bisa dicetak tanpa batas. Dalam kondisi inflasi global dan ketidakpastian ekonomi, karakteristik ini sering dipandang sebagai nilai tambah.
Baca juga: Bitcoin (BTC) Ambruk, Abu Dhabi Justru Borong ETF BlackRock
Mengapa Saylor Tetap Percaya Diri?

Harga Bitcoin hari ini (18/02) | Sumber: TradingView
Sebagai salah satu pemegang korporasi Bitcoin terbesar, Saylor telah lama memosisikan Bitcoin sebagai digital property dan lindung nilai terhadap inflasi.
Menurutnya, setiap siklus penurunan sebelumnya selalu diikuti fase pertumbuhan baru. Dalam periode tersebut, investor jangka panjang atau sering disebut “strong hands” biasanya mengakumulasi aset ketika harga turun.
Minat institusi terhadap Bitcoin juga terus muncul dalam berbagai bentuk, termasuk produk investasi berbasis kripto dan eksplorasi strategi aset digital oleh sejumlah negara.
Bagi Saylor, tren ini menjadi indikator bahwa Bitcoin tetap relevan dalam ekosistem keuangan modern.
Baca juga: Bullish atau Bearish? Analis Top Bongkar Arah Bitcoin, Ethereum, dan XRP
Menuju Siklus Berikutnya
Sejarah pasar kripto menunjukkan pola berulang: fase euforia, koreksi tajam, konsolidasi, lalu reli baru. Saylor melihat fase sekarang sebagai bagian dari transisi menuju siklus berikutnya.
Jika kejelasan regulasi meningkat dan infrastruktur semakin matang, momentum bisa berubah. Ia percaya bahwa keyakinan jangka panjang akan lebih menentukan dibanding pergerakan harga jangka pendek.
Meski demikian, pasar tetap bergerak dalam ketidakpastian. Tidak ada jaminan waktu pasti kapan “spring season” akan tiba.
Kesimpulan
Michael Saylor menilai crypto winter hanyalah fase sementara dalam perjalanan panjang Bitcoin.
Dengan suplai terbatas, adopsi yang terus berkembang, dan pola siklus historis, ia percaya musim semi baru pada akhirnya akan datang.
Pasar mungkin masih lesu hari ini. Namun bagi investor jangka panjang, fase ini dipandang sebagai periode konsolidasi sebelum arah berikutnya terbentuk.
FAQ
1. Apa itu crypto winter?
Crypto winter adalah periode ketika harga aset kripto turun tajam dan berlangsung cukup lama, biasanya disertai sentimen negatif.
2. Apa maksud “spring season” dalam kripto?
Istilah ini merujuk pada fase pemulihan setelah periode penurunan panjang, yang bisa diikuti reli harga.
3. Mengapa suplai 21 juta Bitcoin penting?
Karena jumlahnya terbatas, Bitcoin tidak bisa dicetak sembarangan, sehingga dianggap memiliki kelangkaan seperti emas.
4. Apakah setiap crypto winter selalu diikuti bull market?
Secara historis, pasar kripto memang bergerak dalam siklus. Namun, tidak ada jaminan pola masa lalu akan selalu terulang.
5. Faktor apa yang bisa memicu kebangkitan Bitcoin?
Kejelasan regulasi, adopsi institusi, stabilitas makroekonomi, serta meningkatnya permintaan bisa menjadi pendorong utama.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Coinomedia – Why Bitcoin Crypto Winter Signals Spring Ahead, diakses pada 18 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Berita Michael Saylor





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
