Memasuki Juli 2026, crypto whale mulai mengakumulasi tiga altcoin, yakni Aave (AAVE), Uniswap (UNI), dan Ethena (ENA), meski harga ketiganya masih terkoreksi dalam 24 jam terakhir.
Melansir Be(in)crypto, berdasarkan data on-chain terbaru, aksi beli investor bermodal besar ini menjadi sorotan karena sering dipandang sebagai sinyal meningkatnya kepercayaan terhadap prospek aset tersebut.
AAVE Jadi Pilihan Utama Whale Berkat Fundamental DeFi

Sumber Gambar: Santiment via Be(in)crypto
Aave menjadi altcoin dengan dukungan fundamental paling kuat dalam daftar ini. Berdasarkan data Santiment, kelompok wallet yang menyimpan 10.000 hingga 100.000 AAVE menambah kepemilikannya dari 4,09 juta menjadi 4,27 juta AAVE hanya dalam waktu 48 jam.
Artinya, sekitar 180.000 AAVE atau senilai hampir US$16 juta berhasil diakumulasi oleh whale berukuran menengah selama periode tersebut.
Aksi beli ini didukung oleh performa protokol Aave yang masih solid. Data DeFiLlama menunjukkan Total Value Locked (TVL) Aave mencapai sekitar US$13,04 miliar, sementara total pinjaman aktif berada di kisaran US$10,25 miliar.
Aktivitas tersebut menghasilkan estimasi pendapatan tahunan sekitar US$937 juta, angka yang mendekati dua pertiga dari kapitalisasi pasar token AAVE yang berada di kisaran US$1,4 miliar.
Meski harga AAVE sempat turun sekitar 1,6% dalam sehari menjadi US$90,49, whale justru memanfaatkan pelemahan tersebut untuk menambah kepemilikan.
Baca juga berita terbaru: Saat Bitcoin (BTC) Melemah, 5 Altcoin Ini Berpotensi Bersinar di Juli 2026
UNI Diakumulasi Perlahan Saat Pasokan Terus Berkurang

Sumber Gambar: Santiment via Be(in)crypto
Berbeda dengan AAVE, akumulasi pada Uniswap (UNI) berlangsung lebih bertahap. Data Santiment mencatat kepemilikan whale di luar bursa meningkat dari 778,56 juta menjadi 778,94 juta UNI, atau bertambah sekitar 380.000 UNI.
Walaupun jumlahnya tidak sebesar AAVE, tren tersebut menunjukkan investor besar tetap melakukan pembelian secara konsisten.
Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah mekanisme fee switch Uniswap yang digunakan untuk membeli kembali sekaligus membakar token UNI. Menurut DeFiLlama, sekitar US$22,5 juta UNI telah dihapus dari peredaran sepanjang paruh pertama 2026.
Di sisi lain, volume perdagangan harian Uniswap selama Juni tercatat mendekati US$2,2 miliar, menunjukkan aktivitas jaringan yang tetap tinggi meski harga belum bergerak signifikan.
Harga UNI sendiri turun sekitar 2,4% dalam 24 jam terakhir ke level US$2,87, namun akumulasi whale masih terus berlangsung.
Baca juga: Dana Investor Beralih? ETF 2 Altcoin Ini Ungguli Bitcoin dan Ethereum
ENA Catat Akumulasi Whale Paling Agresif

Sumber Gambar: Santiment via Be(in)crypto
Altcoin ketiga yang mencuri perhatian adalah Ethena (ENA). Dibanding dua aset lainnya, ENA mencatat lonjakan akumulasi whale paling besar.
Data Nansen menunjukkan saldo whale meningkat sekitar 3.166% hanya dalam satu hari, dari sekitar 630 ribu ENA menjadi 20,63 juta ENA. Secara keseluruhan, whale membeli hampir 20 juta ENA dengan nilai sekitar US$1,5 juta.
Lonjakan tersebut terjadi bersamaan dengan pemulihan ekosistem Ethena.
Berdasarkan data Dune Analytics, suplai USDe, stablecoin sintetis milik Ethena, telah pulih sekitar 19% sejak titik terendah akibat deleveraging pada akhir April dan kini bertahan di kisaran US$4,5 miliar selama enam pekan terakhir.
Pemulihan suplai USDe dinilai menjadi indikator meningkatnya kembali permintaan terhadap ekosistem Ethena, sehingga berpotensi mendukung pertumbuhan pendapatan protokol.
Meski demikian, harga ENA masih melemah sekitar 4,4% dalam 24 jam terakhir.
Kesimpulan
Pergerakan whale menjelang Juli 2026 menunjukkan AAVE, UNI, dan ENA menjadi tiga altcoin yang paling banyak memperoleh tambahan kepemilikan dari investor besar berdasarkan data on-chain terbaru.
Meski harga ketiganya masih mengalami tekanan dalam jangka pendek, aktivitas akumulasi tersebut mengindikasikan bahwa sebagian pelaku pasar besar melihat peluang pada fundamental masing-masing proyek.
Namun, data on-chain bukanlah kepastian arah harga, sehingga investor tetap perlu mengombinasikannya dengan analisis teknikal, kondisi pasar, dan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan.
FAQ
- Apa itu crypto whale?
Crypto whale adalah individu atau institusi yang memiliki aset kripto dalam jumlah sangat besar sehingga transaksi mereka dapat memengaruhi likuiditas maupun sentimen pasar. - Mengapa akumulasi whale sering diperhatikan investor?
Karena aktivitas beli dalam jumlah besar sering dianggap mencerminkan kepercayaan investor bermodal besar terhadap prospek suatu aset, meskipun tidak selalu diikuti kenaikan harga dalam waktu dekat. - Apa yang dimaksud data on-chain?
Data on-chain merupakan informasi yang berasal langsung dari blockchain, seperti perpindahan aset, jumlah wallet, hingga perubahan kepemilikan token, sehingga dapat digunakan untuk menganalisis perilaku investor. - Apakah whale membeli saat harga turun selalu menjadi sinyal bullish?
Tidak selalu. Whale bisa membeli untuk investasi jangka panjang, melakukan diversifikasi portofolio, atau memanfaatkan harga yang lebih murah. Karena itu, data on-chain sebaiknya dipadukan dengan analisis lainnya. - Mengapa AAVE, UNI, dan ENA menjadi perhatian menjelang Juli 2026?
Ketiga altcoin tersebut mencatat peningkatan kepemilikan oleh whale berdasarkan data Santiment dan Nansen. Selain itu, masing-masing didukung perkembangan fundamental, seperti pertumbuhan TVL Aave, mekanisme burn UNI, dan pemulihan ekosistem USDe milik Ethena.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Whale Terkini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
