Whale Cardano (ADA) kini menguasai 67,47% suplai beredar ADA, level tertinggi sejak Juli 2020. Data Santiment menunjukkan wallet yang memegang minimal 1 juta ADA saat ini mengontrol sekitar 25,09 miliar ADA.
Akumulasi ini terjadi saat kondisi Cardano sedang melemah. Harga ADA turun sekitar 71% dari puncaknya di akhir 2025, sementara aktivitas DeFi dan transaksi on-chain ikut melambat.
Besarnya akumulasi whale menunjukkan investor besar masih terus menambah kepemilikan ADA di tengah tekanan pasar dan lesunya aktivitas jaringan Cardano.
Whale Cardano Terus Akumulasi Saat Harga ADA Tertekan

Sumber Gambar: X.com/Santiment
Menurut data Santiment, tren akumulasi whale sudah berlangsung sejak Desember 2023. Saat itu, kelompok wallet besar ini tercatat memegang sekitar 19,2 miliar ADA. Kini jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 25 miliar ADA.
“Wallet yang memegang minimal 1 juta token kini menguasai 25,09 miliar $ADA, setara dengan 67,47% dari total suplai beredar saat ini. Meski kapitalisasi pasar ADA turun sekitar 71% dalam sembilan bulan terakhir, kelompok whale dan shark dengan kepemilikan jutaan ADA masih terus menambah aset mereka saat harga dianggap sedang diskon,” tulis Santiment.
Yang menarik, akumulasi ini tidak terjadi ketika pasar sedang bullish. Whale justru terus membeli saat harga ADA mengalami tekanan panjang.
Pada perdagangan terbaru, ADA bergerak di kisaran US$0,26 hingga US$0,27. Kapitalisasi pasarnya berada di sekitar US$9,96 miliar, jauh di bawah performa beberapa aset crypto besar lainnya.
Situasi ini membuat sebagian analis melihat adanya pola akumulasi diam-diam dari investor besar yang menganggap harga saat ini sebagai area diskon.
Baca juga berita terbaru: 10.000 XRP Disebut Cukup untuk Pensiun Dini, Begini Hitungan Analis Crypto
Aktivitas DeFi Cardano Justru Menurun Tajam
Di sisi lain, fundamental aktivitas jaringan Cardano menunjukkan perlambatan. Data DefiLlama memperlihatkan total value locked (TVL) Cardano turun sekitar 80% dari puncaknya pada Desember 2024. Saat ini, TVL Cardano hanya berada di sekitar US$137 juta.
Volume perdagangan harian di decentralized exchange (DEX) Cardano juga relatif kecil, hanya sekitar US$1,95 juta. Sementara pendapatan jaringan dalam 24 jam terakhir tercatat sekitar US$353 dengan biaya transaksi sekitar US$1.767.
Jumlah wallet aktif harian pun hanya berada di kisaran 15.975 alamat. Angka tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas pengguna di ekosistem Cardano masih cukup lesu, meskipun whale terus meningkatkan kepemilikan mereka.
Kenapa Whale Tetap Borong ADA?
Akumulasi besar saat pasar sedang lemah biasanya dibaca sebagai strategi jangka panjang. Sebagian investor besar tampaknya melihat penurunan harga ADA bukan sebagai sinyal keluar, melainkan peluang akumulasi sebelum potensi siklus berikutnya dimulai.

Sumber Gambar: X.com/alicharts
Analis crypto Ali Martinez bahkan menyebut indikator SuperTrend di chart harian ADA baru saja memunculkan sinyal beli. Ia menargetkan area US$0,33 sebagai resistance awal dan US$0,42 sebagai target berikutnya jika ADA mampu bertahan di atas support US$0,25.
“Target kenaikan terdekat diperkirakan berada di area resistance US$0,33. Jika momentum terus berlanjut, target berikutnya berada di kisaran US$0,42. Selama support US$0,25 tetap bertahan, prospek bullish ADA masih dianggap valid. Namun jika level tersebut ditembus, pemulihan harga diperkirakan akan tertunda,” tulisnya.
Meski begitu, kondisi pasar masih belum sepenuhnya aman. Momentum teknikal ADA masih bercampur. RSI berada di area netral sekitar 53, sementara histogram MACD mulai melemah.
Artinya, pasar masih menunggu konfirmasi apakah akumulasi whale benar-benar akan diikuti pemulihan harga yang lebih kuat.
Baca berita selanjutnya: Dunia Mulai Cari Pengganti Dolar AS, Apa Dampaknya ke Crypto dan Emas?
Kesimpulan
Whale kini menguasai 67% suplai ADA di tengah harga Cardano yang turun tajam dan aktivitas jaringan yang melemah. Kondisi ini menunjukkan investor besar masih terus akumulasi meski pasar belum pulih sepenuhnya.
Situasi tersebut bisa menjadi sinyal bullish jangka panjang, tetapi juga meningkatkan risiko jika konsentrasi kepemilikan terlalu besar di tangan whale. Kini pasar menunggu apakah akumulasi ini akan diikuti pemulihan aktivitas jaringan dan harga ADA ke depan.
FAQ
- Apa arti whale menguasai 67% suplai ADA?
Artinya sebagian besar token ADA saat ini berada di wallet besar yang memegang minimal 1 juta ADA. Semakin besar konsentrasi whale, semakin besar pengaruh mereka terhadap pergerakan pasar Cardano. - Apakah akumulasi whale selalu jadi sinyal bullish?
Tidak selalu. Akumulasi whale memang sering dianggap tanda kepercayaan jangka panjang, tetapi harga tetap bisa turun jika kondisi pasar crypto secara keseluruhan masih lemah. - Kenapa aktivitas Cardano menurun meski whale terus membeli?
Karena banyak investor besar kemungkinan menyimpan ADA untuk jangka panjang, bukan digunakan aktif di ekosistem DeFi atau transaksi harian. - Apa risiko jika whale terlalu dominan di Cardano?
Risikonya adalah pasar menjadi lebih sensitif terhadap aksi jual besar. Jika whale mulai melepas kepemilikan dalam jumlah besar, harga ADA bisa mengalami tekanan tajam. - Apa itu TVL Cardano dan kenapa penting?
TVL atau total value locked adalah jumlah dana yang tersimpan di protokol DeFi Cardano. TVL sering dipakai untuk mengukur tingkat aktivitas dan minat pengguna terhadap ekosistem blockchain. - Apakah harga ADA masih berpotensi naik?
Sebagian analis melihat peluang rebound jika ADA mampu bertahan di area support penting. Namun arah harga tetap dipengaruhi kondisi pasar crypto, sentimen investor, dan aktivitas jaringan Cardano sendiri.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Cardano, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
