BlackRock Ajukan ETF Ethereum Staking, Investor Dapat 82% Yield
icon search
icon search

Top Performers

BlackRock Ajukan ETF Ethereum Staking, Investor Dapat 82% Yield

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

BlackRock Ajukan ETF Ethereum Staking, Investor Dapat 82% Yield

BlackRock Ajukan ETF Ethereum Staking, Investor Dapat 82% Yield

Daftar Isi

BlackRock mengajukan ETF Ethereum (ETH to IDR) berbasis staking ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) dengan skema pembagian hasil 82/18. Investor akan menerima 82% dari total reward staking Ethereum, sementara 18% sisanya dibagi antara BlackRock dan Coinbase.

Detail tersebut tercantum dalam dokumen amended S-1 yang diajukan pada 17 Februari 2026. Produk ini masih menunggu persetujuan regulator dan direncanakan akan diperdagangkan di Nasdaq.

 

Skema Bagi Hasil dan Struktur Biaya

ETF ini dirancang sebagai versi penghasil yield dari produk spot Ethereum milik BlackRock. Mayoritas aset dalam trust akan dialokasikan untuk staking, yakni antara 70% hingga 95% dari total kepemilikan ETH dalam kondisi normal.

Investor menerima 82% dari gross staking yield. Jika imbal hasil staking Ethereum berada di kisaran 4% per tahun, maka investor berpotensi memperoleh sekitar 3,28% sebelum biaya tambahan, sementara 0,72% menjadi bagian BlackRock dan Coinbase.

Di luar pembagian reward, pemegang saham juga dikenakan sponsor fee tahunan antara 0,12% hingga 0,25%. Dengan struktur tersebut, imbal hasil bersih akan bergantung pada kondisi jaringan Ethereum, tingkat partisipasi validator, dan biaya final yang berlaku.

Trust ini telah disuntik dana awal sebesar $100.000 atau setara 4.000 saham dengan harga $25 per saham.

 

Baca berikutnya: Geser Strategi, Harvard Alihkan Dana dari Bitcoin ke Ethereum

 

Peran Coinbase dan Model Operasional

Coinbase akan bertindak sebagai prime execution agent sekaligus kustodian. Perusahaan ini akan mengelola proses staking melalui divisi institusionalnya dan dapat melibatkan validator pihak ketiga.

Struktur ini memberi kemudahan bagi investor yang ingin mendapatkan eksposur staking tanpa menjalankan validator sendiri atau mengelola private key. Namun, model terpusat seperti ini juga memicu diskusi tentang konsentrasi kekuatan validator di tangan entitas besar.

Dalam pekan yang sama, Vitalik Buterin menyoroti risiko sentralisasi apabila perusahaan Wall Street menguasai porsi signifikan staking Ethereum. Kekhawatiran muncul karena validator besar dapat memiliki pengaruh lebih besar terhadap jaringan.

 

Persaingan dan Arah Pasar

ETF Ethereum staking BlackRock masuk ke pasar yang mulai kompetitif. Grayscale telah mengoperasikan produk Ethereum yang menghasilkan yield dari staking, sementara VanEck juga mengajukan ETF ETH berbasis staking.

Persaingan ini berpotensi menekan biaya dan meningkatkan efisiensi yield. Investor akan membandingkan struktur fee, efisiensi pembagian reward, serta transparansi operasional sebelum menentukan pilihan.

Jika disetujui, produk ini menandai tahap baru dalam evolusi ETF kripto. Ethereum tidak lagi hanya diposisikan sebagai aset berbasis pergerakan harga, tetapi juga sebagai instrumen yang menghasilkan imbal hasil dalam format teregulasi.

 

Baca juga berita terkait: Ethereum Kuasai 34% Pasar RWA, Nilainya Tembus $17 Miliar!

 

Kesimpulan

Pengajuan ETF Ethereum berbasis staking oleh BlackRock menunjukkan langkah lanjutan institusi ke dalam ekosistem blockchain. Skema pembagian 82% untuk investor menghadirkan akses yield Ethereum dalam kerangka ETF yang lebih familiar bagi pasar tradisional.

Di sisi lain, struktur biaya dan potensi sentralisasi validator tetap menjadi perhatian. Persetujuan atau penolakan SEC terhadap produk ini akan memberi sinyal kuat arah regulasi staking di pasar keuangan arus utama.

 

FAQ

  • Apa itu ETF Ethereum staking BlackRock?
    ETF ini adalah dana yang diperdagangkan di bursa dan mengalokasikan sebagian besar kepemilikan ETH untuk staking guna menghasilkan reward blockchain bagi investor.
  • Apa arti pembagian 82% yield dalam ETF ini?
    Investor menerima 82% dari total reward staking sebelum sponsor fee. Sisanya 18% dibagi antara BlackRock dan Coinbase sebagai bagian operasional.
  • Berapa estimasi imbal hasil ETF Ethereum staking?
    Jika staking ETH menghasilkan sekitar 4% per tahun, investor bisa menerima sekitar 3,28% sebelum sponsor fee. Hasil akhir bergantung pada kondisi jaringan dan biaya.
  • Apa perbedaan ETF Ethereum spot dan ETF Ethereum staking?
    ETF spot hanya melacak harga ETH, sementara ETF staking mengunci sebagian aset untuk menghasilkan reward tambahan dari jaringan.
  • Apakah ETF staking Ethereum memiliki risiko?
    Ya. Risiko meliputi volatilitas harga ETH, perubahan regulasi, fluktuasi yield staking, serta potensi konsentrasi validator.
  • Apakah ETF ini sudah resmi diperdagangkan?
    Belum. Produk masih menunggu persetujuan SEC dan proses listing di Nasdaq sebelum dapat diperdagangkan publik.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi:

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto#Berita Ethereum, #Crypto ETF, #Berita Blackrock

Lebih Banyak dari Berita,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.349
93.54%
BP/IDR
Backpack
4.431
35.63%
DEFI/IDR
DeFi
4
33.33%
RVM/IDR
Realvirm
4
33.33%
ENA/IDR
Ethena
2.024
33.25%
Nama Harga 24H Chg
EVER/IDR
Everscale
111
-42.78%
POND/IDR
Marlin
66
-30.3%
UB/IDR
Unibase
2.000
-27.4%
H2O/IDR
H2O DAO
7
-22.22%
HOME/IDR
Defi App
751
-20.02%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah
03/06/2026
Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah

Pasar kripto mendapat sorotan baru terkait pembahasan CLARITY Act di

03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya
03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya

Lembaga riset Tiger Research menilai defi.app berpotensi menjadi salah satu

03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global
03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global

Circle Internet Group (CRCL) tengah melakukan transformasi besar.  Perusahaan yang

03/06/2026